REINA NATAMIHARDJA
Legal • Curated & Interpreted • Self Growth • Mindset • Relationship
A space where legal clarity meets human depth, where ideas are curated and interpreted not as mere information, but as understanding that supports growth, clarity, and maturity.
Explore Sections
Discover the Sections
Legal Profession
Legal insight delivered with clarity and intention, where structure protects, guides, and aligns with human reality.
→ Explore Legal Profession
MsReinata Library
MsReinata Library is a quiet space for reflective reading—books written to accompany, not to instruct.
→ MsReinata Library
Tought Piece
In womanhood, growth begins quietly, through awareness, and the way relationships shape
→ Self - Growth & Mindset

Tentang Keluarga

Keluarga adalah sumber kekuatan dan cahaya bagi setiap langkah saya. Saya tumbuh dalam lingkungan yang sarat dengan nilai kerja keras, kejujuran, dan kasih sayang, fondasi yang membentuk cara saya memandang hidup hingga hari ini.

 

Ayahanda tercinta, Almarhum R. Tjejep Machron Sj., adalah sosok teladan yang menanamkan semangat tanggung jawab dan pengabdian tanpa pamrih. Dikenal karena keteguhan hati dan rasa keadilannya, beliau mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati selalu dimulai dari ketulusan dan kesungguhan hati.


Sementara ibunda, Ibu Nenden Tedjalesmana, adalah sumber kelembutan dan kebijaksanaan yang senantiasa menuntun setiap langkah saya dengan doa, kasih, dan keteladanan.


Dari keduanya, saya belajar bahwa cinta keluarga adalah bentuk pendidikan terbaik yang dapat diwariskan, lebih kuat dari kata-kata, lebih abadi dari waktu.


Kini, nilai-nilai itu saya teruskan dalam keluarga kecil saya sendiri


Sebagai seorang ibu, saya berbahagia dikaruniai dua anak yang menjadi sumber semangat sekaligus pengingat untuk selalu bertumbuh dengan cinta:


Adinandra Laras, sang sulung yang tenang, dewasa, dan penuh tanggung jawab, serta Amara Belicia Laras, si bungsu yang ceria, lembut, dan penuh cahaya.


Keduanya tumbuh dalam kasih, doa, dan pembelajaran hidup yang saya pelajari dari orang tua saya.


Dalam setiap tawa mereka, saya menemukan arti baru dari perjuangan dan kebahagiaan. Bersama mereka, saya memahami bahwa “rumah” bukan sekadar tempat berpulang, melainkan ruang tempat hati saling belajar, saling memahami, dan saling menguatkan.


“Keluarga bukan hanya tempat kita pulang, tetapi tempat di mana kita selalu ditemukan kembali — bahkan ketika dunia terasa terlalu bising.”


— Reina Natamihardja 

COMMENTS

Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content